Turn this around


saya akan selalu ada untuk mereka yang saya sayangi dan menyayangi saya kembali dengan cara yang baik. Hidup saya ke depan, akan saya lakukan sesederhana yang demikian    tyna

Saya mempelajari banyak hal akhir-akhir ini. Menyelesaikan deadline kampus.
Mencoba memahami hal-hal yang saya tidak inginkan tapi harus terjadi di hadapan saya. Lalu, melewati kesemuanya dengan tetap menjadi diri saya sendiri. Nyatanya tidak ada hal yang tidak bisa saya lewati. Poinnya hanyalah kamu mau melangkah melewatinya atau tidak.

Dan saya mau..

Tidak mudah, tapi wasyukurillah tidak banyak rengekan atau keluhan yang terlempar ke udara. Walau saya berkali-kali mengeluh dalam hati. Saya juga banyak melewati perjalanan yang menyenangkan di bulan ini. Bersandar di kaca besar kereta, dan menikmati hijaunya persawahan dan menikmati birunya langit selama ber jam-jam lalu memenuhi hari bersama wajah-wajah asing dan di peluk udara yang asing.
Bagi orang lain mungkin itu hal yang membosankan, tapi bagi saya itu adalah sebuah bentuk rasa syukur yang lain. Saya suka musim panas ketika langit biru membentang tanpa sebentuk pun awan menggumpal.

Allah mengirim banyak tangan yang membantu saya terus berjalan, dan saya menikmatinya. Hidup dan cinta yang berjalan dengan baik. Ada yang pergi, maka akan ada yang lebih baik sampai. Itu adalah makna dari mengikhlaskan. Kita boleh menangisi yang pergi, tapi tidak untuk menangisi selamanya.
Hidup tidak perlu di hiperbolis. Cinta yang sewajarnya, sedih yang sewajarnya, dan berharap yang sewajarnya. Lakukan saja hal-hal baik. Maka kamu akan kembali mendapatkan yang baik. Mungkin tidak hari ini, tapi pasti ada hari lain yang sudah Allah siapkan untukmu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar