About Story


Rastyna sesungguhnya saya belum mengenalmu, saya Hera salah satu mahasiswa fakultas tinggi ilmu Ekonomi  Tri Sakti Jakarta. Tapi maaf sebelumnya saya harus memanggil kamu apa? rastyna, rasty, tyna, atau halim hehee. Langsung saja  saya sempat melihat tweet-tweet mu dan blogmu juga yang kamu tulis sangat menginspirasi saya dan membuat saya yakin untuk share sesuatu yang belum pernah dialami sebelumnya apalagi masalah hati hehee. Masalah sinkornasi hati dan fikiran keadaan yang membuat bingung. Ketika fikiranmu masih memikirkan dan masih ingin dengan seseorang, namun seseorang yang di maksud itu bahkan tidak lagi mempunyai rasa cinta bahkan perhatiannya untuk saya lagi, padahal saya selama ini tidak pernah berbuat yang aneh untuknya. Anehkan ini ?
( trims rastyna halim salam kenal ya
)

***
Hai hera , panggil saja saya tyna
:)
Rasa cinta dan perhatian yang bahkan tiba-tiba hilang begitu saja dari pasangan kamu ?
Hmmm, menurut saya mungkin memang dia tidak seperti yang kamu inginkan seperti dulu lagi. Karena manusia itu berproses mereka tidak di situ-situ saja, mereka bisa berubah sebab mungkin yang pertama karena lingkungan sekitarnya, kedua mereka semakin beranjak ingin menjadi  pria yang lebih dewasa dari sebelumnya, dan ketiga mungkin si pria punya tanda kutif “something” ya tapi semoga saja tidak ya hera hehee.
Sesungguhnya saya juga bukan tipikal manusia yang percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa bertahan selamanya. Kesetiaan untuk bisa sayang pada satu orang saja sampai akhir adalah hal yang di bentuk oleh keimanan. Kamu harus kembali ke komitmen awal saat hubungan itu dibangun. Karena hubungan tidak hanya di sandarkan pada rasa cinta saja. Tanyakan kembali semua kepada seseorang yang kamu maksud itu secara baik-baik,  apa kamu menjalani hubungan ini untuk bersama-sama saling membahagiaakan atau justru berbalik mundur dari kebahagiaan itu
J.
(thanks hera sudah mengirim email dan mampir ke twet sm blog saya)
                                                                              ***
Oh ya hal yang hera alami juga pernah saya alami beberapa tahun lalu. Saya sangat begitu mencintai seseorang dan seiring waktu kita lulus SMA bareng dan dari situlah banyak perubahan yang di alami pasangan saya. Mulai dari minimnya kabar yang tak seperti dulu, dan pada akhirnya saya  sendiri yang memutuskan untuk sendiri karena saya takut dia hanya memaksakan kakinya bersama saya, saya takut dia bosan dan saya takut dia sudah menemukan tempat yang lebih nyaman untuk berbagi cerita.Tapi saya lebih belajar untuk menyimpan apa yang namanya kesedihan dan  tidak perlu saya perlihatkan ke siapapun. Menangis sambil tertawa saja adalah hal yang sudah sangat sederhana yang saya lakukan dan jelas saja membuat saya bahagia walaupun tidak seberapa. Saya bukan perempuan yang sok tegar  tapi memang harus untuk dilakukan, pernah ada di titik bahagia maka suatu saat juga harus siap jika berada pada titik kesedihan. Tidak perlu meronta-ronta bahwa saya ini adalah perempuan yang hatinya juga tersakiti, drama banget ya kalau saya begitu hehee..  jangan ya itu hanya membuat nilai minus kita dimata orang lain, sangat kenak-kanakkan bukan?
Besyukurlah bahwa bersamanya juga pernah membuat saya menjadi  perempuan yang begitu bahagia, maka saya harus belajar menghargai sebuah cinta nanti cinta jugalah yang akan menghargai kita nantinya (ucap saya pada cermin). Dan jangan pernah bosan jika saya sering berbicara mengenai rindu saya ke kamu, suatu nanti jika kamu lelah dengan beban-beban pekerjaan yang memulai menumpuk dipundakmu karena semakin berada di atas maka semakin besar pula tanggung jawab seseorang, semoga kata rindu saya menjadi pengingat obat disaat lelahmu menjalani hari-harimu nanti. Saya memang sudah sangat rindu, rindu menatap mata lelah seperti setengah mengantuk, alis tipis persis alis perempuan pada umumnya, bibir tebal nan seksi yang lembut saat mengajak saya berbicara.  Saya hanya sedang rindu saja karena saya paham merindu sendiri itu memang sakit rasanya.
Nanti usia juga lah yang akan membuat kita paham, bahwa dalam sebuah hubungan serius , cinta memang bukan jadi komponen utama melainkan sebuah komitmen. Komitmen ketika dua orang memutuskan untuk  berjalan bersama menuju satu tujuan dan impian. Cinta hanyalah komponen pelengkap. Karena bila keduanya hanya bersandar kepada cinta dan hasrat ingin saling memiliki saja, yakinlah sangat sulit untuk mempertahankan sebuah hubungan sampai akhir. Karena hubungan bukan hal yang dibangun semudah mata berkedip. Kita harus selalu memerlukan iman dan ilmu dalam menjalaninya.  Jadi, selamat berproses
:)

Without

 


Hampir satu tahun saya tidak melihat wajahnya. Tidak membangunkan saya saat sahur di bulan ramadhan. Tidak mendengar suaranya ketika membangunkan saya untuk shalat subuh. Tidak menyapanya setiap kali pagi datang dan yang jelas tidak dapat melakukan apa-apa lagi untuknya. Atau sekedar mencium pipinya.. saya rindu ? kapan tepatnya saya tidak dapat merindukannya. Saya merasa rindu pada mama adalah arti dari symbol bilangan yang tak terhingga.
Karena setiap kali adalah celah kosong yang datang, hadirnya lah yang saya harap mengisi ruangnya.

Salah satu alasan saya dulu memakai jilbab adalah karena saya ingin menjadi anak yang sholehah untuk mama saya sendiri. Kenapa ? karena salah satu alasan dari tiga amalan yang tidak akan terputus ketika seorang manusia meninggal adalah "doa anak yang sholeh". Saya ingin do'a saya sampai padanya, tetap sampai padanya selama saya masih diberi hidup didunia. Dan saya masih merasa sangat jauh dari kriteria sholehah.

Banyak orang menganggap saya di social media adalah bagian dari kaum yang penyabar, nyatanya saya tidak begitu sabaran dan keras kepala pada mama saya sendiri. Well, mungkin hampir setiap anak perempuan selalu merasa "tidak sabaran" pada mama mereka sendiri. Tapi tetap saja itu tidak bisa dijadikan pembenaran untuk membantah dan melawan mama. 

Saya hanya menulis ini, karena memang saya lagi rindu sama mama saya. Untuk meyakinkan diri saya juga bahwa kematian atau kepergian orang yang paling berharga lebih dari apapun dalam hidup kita itu bukanlah sebuah kabar buruk. Bahwa kembali pada-Nya adalah sebuah jalan pulang. Mama saya tidak pergi dari sisi saya, Allah sudah terlalu rindu padanya. Karena setiap dari kita hanya sedang melakukan perjalanan, dan kelak pun kita semua akan menyusul pulang :)

Sederhana, Bukan Berarti Tak Bahagia

Hello lovely readers! Kamu tahu apa yang baru saja saya lakukan? Saya mengintip blognya salah satu orang saya kagumi, karena kata-katanya hehee. Ya, siapa lagi kalau bukan Kak Theo (@perempuansore). Postingnya judulnya Mari Bahagia Dengan Sederhana. Aaakk, saya kerap kali memikirkan hal-hal kecil yang bisa membuat diri saya sendiri tersenyum. Dan setelah saya membaca posting tersebut, spontan saya pun juga ingin menulisnya vesri saya. hihi.

Sebutkan beberapa hal yang paling kamu suka. Sederhana. Tapi buat kamu kamu bahagia. - Kak Theo


  • memandang langit.

Langit berwarna biru cerah, dengan awan putih. Dan atau langit waktu senja dengan jingga merona dan gumpalan awan yang lucu-lucu. Terlebih kalau disana ada lukisan Allah yang paling kece, pelangi.

  • duduk di kafe, dengan satu atau beberapa orang temanmu.

Saya tipe hobi cerita. Percayalah, jangan pancing saya untuk bicara kalau akhirnya tak mau berujung sampe Eropa hehee. Yang terpenting, tentu saya tak sendiri. Ada lawan bicaramu disana, entah siapa itu temanmu yang bisa diajak saling bercerita panjang kali lebar kali tinggi, diskusi tentang banyak hal, sampai tertawa kencang-kencang karena sesuatu.

  • mewarnai kuku.

Saya lebih tertarik melihat kuku saya berwarna. Entah apa warnanya, biasanya menyesuaikan dengan mood saya saat itu. Kalau sedang haid, hal yang pertama saya lakukan adalah mengecat kuku dengan kuteks warna-warni. Selebihnya kalau saya sedang tidak haid tetap rutin mewarnai kuku dengan evak, warnanya pinkss.

  • berulang kali membaca postingan blog baru dari mereka yang kata-katanya menggiurkan. candu.

Salah satu dari apa yang ada dipikiran saya adalah menjadi penulis. Melalui social media, mereka yang kata-katanya membuat saya jatuh cinta seperti Kak Theo @perempuansore, , Kak Dwita @dwitasaridwita, Kak Chaca Thaib, Kak Falla Adinda dll. Saya sering kali, mengintip posting baru di blog mereka. Setidaknya walaupun saya tidak jadi penulis, saya tetap suka menulis.

  • berlama-lama di depan kaca. mewarnai mata dengan eyeshadow, eyeliner, dan mascara tebal-tebal.

Malam hari adalah waktu yang tepat untuk saya bereksperimen mecoret-coret muka, apalagi fokus dibagian mata. Biasanya sambil menunggu ngantuk, saya semangat mewarnai mata sambil cengar-cengar sendiri, hahaa. sampai saya menulis ini, saya belum bisa bikin smoky eyes.

  • masih stay di depan kaca. pake jilbab dengan gaya macem-macem.

Abis dapet tutorial hijab dari teman atau dari youtobe atau melihat orang dijalan dengan gaya jilbab yang bikin penasaran, malemnya saya langsung senyum-senyum depan kaca, sambil nyobain gaya-gaya yang bikin saya penasaran tadi. Iya, saya suka berlama-lama  di depan kaca :)

  • nyanyi terus direkam lewat laptop atau lewat handphone smartphone biasa. jatohnya making voice notes gitu.

Bernyanyi, saya yakin kamu juga suka. Tak peduli seberapa bagus atau seberapa cempreng suaramu, setidaknya saya yakin saya sudah kelewat pede dengan bernyanyi lagu kesukaan sambil direkam. Terus dimasukin playlist winamp, dan saya kerap kali tersipu mendengarnya. Malu-malu tapi mau jadi penyanyi. Ini saya sedang berulang kali memutar lagu Marcell - Mendedam yang saya rekam sendiri. Hahaa!

     Bahkan dalam hal-hal sesederhana yang tak sempat terpikirkan seperti tadi saja, saya masih bisa bahagia. Masih mampu tersenyum, cengar cengir sampai tersipu sendiri. Saya masih bisa melakukan yang nyaman, yang puas, yang bikin hati senang. BAHAGIA!

Kamu bagaimana ??

Turn this around


saya akan selalu ada untuk mereka yang saya sayangi dan menyayangi saya kembali dengan cara yang baik. Hidup saya ke depan, akan saya lakukan sesederhana yang demikian    tyna

Saya mempelajari banyak hal akhir-akhir ini. Menyelesaikan deadline kampus.
Mencoba memahami hal-hal yang saya tidak inginkan tapi harus terjadi di hadapan saya. Lalu, melewati kesemuanya dengan tetap menjadi diri saya sendiri. Nyatanya tidak ada hal yang tidak bisa saya lewati. Poinnya hanyalah kamu mau melangkah melewatinya atau tidak.

Dan saya mau..

Tidak mudah, tapi wasyukurillah tidak banyak rengekan atau keluhan yang terlempar ke udara. Walau saya berkali-kali mengeluh dalam hati. Saya juga banyak melewati perjalanan yang menyenangkan di bulan ini. Bersandar di kaca besar kereta, dan menikmati hijaunya persawahan dan menikmati birunya langit selama ber jam-jam lalu memenuhi hari bersama wajah-wajah asing dan di peluk udara yang asing.
Bagi orang lain mungkin itu hal yang membosankan, tapi bagi saya itu adalah sebuah bentuk rasa syukur yang lain. Saya suka musim panas ketika langit biru membentang tanpa sebentuk pun awan menggumpal.

Allah mengirim banyak tangan yang membantu saya terus berjalan, dan saya menikmatinya. Hidup dan cinta yang berjalan dengan baik. Ada yang pergi, maka akan ada yang lebih baik sampai. Itu adalah makna dari mengikhlaskan. Kita boleh menangisi yang pergi, tapi tidak untuk menangisi selamanya.
Hidup tidak perlu di hiperbolis. Cinta yang sewajarnya, sedih yang sewajarnya, dan berharap yang sewajarnya. Lakukan saja hal-hal baik. Maka kamu akan kembali mendapatkan yang baik. Mungkin tidak hari ini, tapi pasti ada hari lain yang sudah Allah siapkan untukmu.


Angan dalam pelukan Angin

Saat saya sedang menulis ini, saya sedang duduk didepan meja belajar. Hening, hanya suara bapak yang saya dengar ditelefon. Tanyaku pada Bapak, dimana Mama ? saya rindu ingin bercerita dengannya tentang kehidupan saya disini. Beliau sudah ada ditempat terbaik dari tempat mana pun yang bisa diberikan Allah kepadanya. Disana tidak ada kesakitan seperti yang merenggut nyawanya begitu cepat jawab Bapak. Saya tahu Mama bahagia, wajahnya cantik saat terakhir kali saya menciumi kening, pipi dan dagunya.

Sepi? dari pada sekeliling, hati saya lebih sepi. Detik ini fikiran saya adalah tempat yang paling ramai, isinya ? kenangan. Saya tidak mau memaksakan kenangan itu pergi, karena mereka lebih nyata dari kenyataan yang saya hadapi sendiri. Perlahan mereka terbang meninggalkan hari ini dan menjadi bagian kemarin yang "berhasil" saya lewati. Bukan tanpa perjuangan, bukan tanpa ketakutan tapi saya berhasil.

Iya saya adalah seorang piatu saat ini, Dan apakah itu buruk ? Tidak. saya memang sudah mempersiapkan diri saya dengan baik. Walaupun kenyataan nya, sebaik apa pun saya persiapkan, tetap saja saya berantakan di sana dan di sini. Itu wajar saja saya masih anak yang cinta mati sama Mamanya. Bahkan cinta saya padanya melebihi hidup saya sendiri. Melepasnya pergi tentu saja lebih sulit dari pada melepaskan apapun yang saya miliki dalam hidup ini. Sayan kehilangan sosok yang mengantarkan kehidupan pada diri saya. Kehilangan macam apa yang bisa yang bisa melebihi kehilagan saya ini. Khayalan saya, tidak ada sepersekian dari rasa sakit yang menghantam hati saya saat ini.
dan kalimat ini yang kerap saya ulang belakangan ini dalam hati :
"Semua akan kembali baik, karena Allah maha baik Tyna." Dan saya ingin tetap hidup kembali baik, tanpa harus saya memperdulikan diri saya dengan buruk. Semua akan baik-baik saja pada akhirnya. Karena kita semua hanya sedang dalam perjalanan menujunya "akhirnya" Saya akan melanjutkan perjalanan. Seperti apa yang pernah saya tulis sebelumnya.
Kita adalah seorang traveler bagi hidup kita masing-masing.
Maka, saya akan terus berjalan menikamati cuaca panas hujan yang jatuh ke membran bumi, mengamati langit biru yang ini untuk menuju kelangit biru yang itu. Bertemu dengannya dan kembali meninggalkanmu. Karena dunia ini hanyalah salah satu destinasi yang kelak akan jadi sesuatu yang "terlewati"Allah memberi saya peta perjalanan, dan dunia adalah satu persinggahan. DIA ingin saya belajar. DIA ingin saya memahami. DIA ingin saya sampai kepada-Nya juga di suatu saat nanti.
Tapi tentu bukan apa-apa, setiap dari kita setidaknya harus bisa menjadi jejak yang berarti di dunia. Bagi diri sendiri begitupun bagi orang lain, karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi orang lain bukan?

Seperti apa yang tengah Mama hadapi disana, beliau pun hanya sedang melanjutkan perjalanannya. Jalur peta didunianya sudah sampai di ujung. Dan, beliau pun harus melanjutkan perjalanannya di destinasi selanjutnya. Semoga beliau mendapatkan tumpangan yang baik hingga kelak sampai disana, semoga perjalannya terang dan menyenangkan. Amien ~
Mama telah menjadi jejak yang begitu peenting bagi k-3 anaknya selama ia hidup. Jejak yang akan membekas sebagai sujud syukur, bahwa saya dan adik saya pernah tinggal di rahim seorang wanita yang berhati begitu mulia. Wanita yang tak pandai marah, tapi begitu pandai memaafkan.

Oh ya.. saya sedang kangen kamu, Ma. Mama tidak perlu mengkhawatirkan anak perempuannya ini. Karena Allah maha baik dia pasti menjaga tyna dengan baik :)
Terima kasih Ma, walaupun berjuta terima kasih. Tidak akan mampu melebihi kasih sayang mu kepada kami selama ini.
Saya mencintaimu, sangat mencintaimu Ma :*

Beloved Papa ♥

saya dedikasikan untuk bapak tercinta

***

Sosok bapak itu merupakan pribadi yang luar biasa menurut saya
Beliau sosok bapak yang tegas dan disiplin, sehingga banyak yang bilang klo bapak itu galak. hehee
padahal dibalik sikapnya yang cool abis itu, saya melihat kasih sayang yang begitu besar
Beliau juga sosok yang luar biasa tegar dan sabar.
Ia selalu mengajarkan kepada saya untuk selalu tegar dan sabar menghadapi segala cobaan yang diberikan Allah. Jangan boleh mengeluh, seberat apapun cobaan itu, hadapi ! 
Begitu juga dengan anugerah yang diberikan Allah, selalu bersyukur atas apa yang didapatkan, dan jangan cepat puas kata bapak
Semua yang diajarkan bapakitu bukan hanya omong doang, tapi ia juga mengajarkan dengan tindakan nyata.
Masih teringat jelas ketika bapak pernah mendapat cobaan yang cukup berat, beliau kehilangan wanita yang kurang lebih hampir 21 tahun menemani hidupnya yaa itu Istrinya ( Mama saya )
Jika saya yang berada pada posisi bapak waktu itu, mungkin saya akan mengalami kerapuhan kehilangan sosok yang begitu iya cintai.
Namun, Bapak menegaskan kepada saya untuk tetap memngikhlaskan kepergian mama, karena semua mahkluk ciptaan Allah semua pasti bakal kembali kepadanya ~
Sesulit apapun cobaan yang ada, tetap hadapi dengan ikhlas dan sabar, namun tetap berikhtiar
Subhanallah, saya semakin kagum pada bapak

Bapak juga bersikap demokratis pada keluarganya
Beliau tidak mau memaksakan kehendak anak - anaknya, khususnya kepada saya
Begitu juga pada saat saya harus mengambil keputusan untuk melanjutkan kuliah
Bapak tidak pernah memaksaku untuk mengambil jurusan ini atau itu
Semuanya diserahkan kepada saya untuk memilih, tapi tetap pada akhirnya iya memberikan masukan sebelum saya menentukan pilihan, agar tidak salah pilih katanya
Begitu besar kepercayaan yang beliau berikan kepada saya
Dengan kepercayaan beliau juga lah saya sekarang bisa kuliah ke tanah jawa ini, hidup mandiri, tanpa sanak keluarga..
Saya harus menjaga kepercayaan itu ~

Walaupun jarak memisahkan kita, saya selalu berdo'a agar bapak panjang umur, sehat selalu, dimurahkan rezekinya, dilancarkan segala urusannya, selalu tabah menghadapi cobaan seperti yang bapak selalu ajarkan kepada saya, dan pastinya akan selalu disayang oleh keluarga..
Semoga doa - doa ini mewakili segala kerinduan saya kepadamu, paaak.. karena sesungguhnya sangat sulit bagiku mengatakan secara langsung..Hah, ntah kenapa hal ini bisa terjadi..
Anakmu disini juga berjuang, berjuang untuk memberikan yang terbaik untuk Bapak..
Suatu hari nanti saya janji bakal buktikan kalo saya mampu bikin bapak bangga terhadap saya, panjang umur ya paa sampai nanti melihata saya sukses :)

Coding coding

MEDIS CODING ====> ini buat gilaaak ntaaar tyna =D bismillaaah aja lah




Medis coding adalah
Medis coding adalah transformasi deskripsi narasi penyakit, cedera, dan prosedur kesehatan menjadi sebutan numerik atau alfanumerik (yaitu, nomor kode). Nomor kode yang rinci dalam rangka untuk secara akurat menggambarkan diagnosis (yaitu, apa yang salah dengan pasien) dan prosedur yang dilakukan untuk menguji atau memperbaiki diagnosa ini. Karena obat tidak selalu ilmu pasti, kode dikembangkan untuk mengidentifikasi semua alasan untuk mencari kesehatan.

Coding kesehatan-data terkait izin akses ke catatan kesehatan sesuai dengan diagnosa dan prosedur untuk digunakan dalam perawatan klinis, penelitian, dan pendidikan. Penggunaan umum dari kode medis di kesehatan meliputi:

     Mengidentifikasi gejala yang harus dievaluasi dan untuk memperingatkan para profesional kesehatan lainnya yang mengancam kehidupan alergi
     Layanan pelaporan dilakukan untuk penggantian
     Membantu dengan fungsi administrasi seperti kepegawaian, penjadwalan, dan menambahkan atau mengurangi layanan kesehatan
     Membandingkan fasilitas dan perencanaan untuk layanan baru di daerah terlayani